1. Tidak ada nutrisi
Ternyata, roti tidak mengandung nutrisi apa pun. Makanan ini hanya
mengenyangkan perut, namun tidak memberikan asupan protein dan vitamin
yang dibutuhkan oleh tubuh.
Quote:2. Kadar sodium tinggi
Roti memiliki kandungan sodium/natrium yang sangat tinggi. Hal itu
berkontribusi pada munculnya penyakit jantung. Jika Anda sering
mengonsumsi roti tawar, kadar garam dalam tubuh akan meningkat. Sama
saja menaruh diri Anda pada sebuah malapetaka.
Quote:3. Membuat gemuk
Mengonsumsi roti dalam jadwal diet adalah pilihan yang salah. Sebab, di
dalam roti mengandung banyak kalori yang dapat meningkatkan berat badan
Anda.
Quote:4. Tidak membuat kenyang
Antara roti tawar dan roti gandum, mana yang akan Anda pilih? Mayoritas
dari Anda pasti akan memilih roti tawar karena rasanya lebih enak. Ya,
memang benar. Namun, ternyata roti tawar tidak dapat mengenyangkan. Anda
harus mengambil beberapa buah roti, barulah Anda merasa kenyang.
Quote:5. Mengandung protein 'jahat'
Gandum memiliki kadar protein 'jahat' (glutten) yang sangat tinggi.
Jenis protein ini dapat menimbulkan penyakit seliaka, suatu penyakit
yang menyebabkan perut terasa sakit setelah mengonsumsi makanan.
Quote:6. Tinggi karbohidrat
Para ahli mengatakan bahwa semua makanan yang terbuat dari roti memiliki
jumlah karbohidrat yang sangat tinggi. Jika Anda terus mengonsumsinya,
bisa-bisa Anda mengalami overdosis karbohidrat. Hal ini akan menyebabkan
Anda mengalami kabut otak yang dapat menurunkan fungsi kognitif.
Quote:7. Meningkatkan kadar gula dalam darah
Pati dalam roti akan terpecah sangat cepat ketika memasuki saluran
pencernaan dan akan memasuki aliran darah menjadi glukosa. Hal ini dapat
menyebabkan kadar gula dalam darah dan kadar insulin melonjak dengan
cepat.
Quote:8. Mengandung sirup jagung fruktosa
Sebagian jenis roti pasti mengandung sirup jagung fruktosa dalam jumlah
yang tinggi, seperti makanan olahan. Jenis gula ini memberi dampak buruk
pada kesehatan Anda.